PKBM terakreditasi B · Bintaro, Tangerang Selatan · Sejak 2021
Anak Anda butuh ruang berbeda untuk tumbuh.
Flexi School Bintaro adalah sekolah resmi jenjang Setara SMP dan SMA. Kami percaya anak belajar paling baik ketika mengerjakan sesuatu yang dipilihnya sendiri, didampingi orang dewasa yang mengenalnya, lalu membuktikannya melalui kompetensi.
Pendekatan ini sudah lama diterapkan di berbagai negara. Yang masih jarang adalah sekolah yang mengadaptasinya untuk anak Indonesia, sekaligus tetap memberikan ijazah yang diakui negara.
NPSN P9997849 · Akreditasi B · BAN PDM No. 00543/280000/PKBM/2023
Pernah diliput
Kenapa Flexi ada
“Sekolah cuma buang-buang waktu saya.”
Diucapkan seorang anak kelas 8, tahun 2021.
Sekolahnya saat itu justru dikenal dengan kegiatan luar ruang dan belajar berbasis pengalaman. Dan setelah keluar dari sekolah, ia mulai mendalami dunia IT dengan serius.
Dia bukan anak malas. Di rumah, dia belajar Python sendiri, membuat simulasi 3D, mendalami cyber security serta menjadi bug bounty hunter. Semua itu dikerjakannya karena rasa ingin tahu, bukan karena tugas sekolah.
Ratih dan Juni, orang tuanya, mencari sekolah yang cocok untuk anak seperti ini. Mereka tidak menemukannya. Akhirnya, bersama dua psikolog yang juga konsultan kurikulum sekolah, mereka membangun Flexi School.
Yang jarang dibicarakan
Kita sering meremehkan anak remaja.
Sekolah sering mengukur berapa banyak materi yang dipelajari, bukan sejauh mana anak bertumbuh. Anak juga jarang ditanya apa yang sebenarnya ingin ia pelajari.
Kita juga terlalu lama menganggap remaja belum siap. Dulu, usia 15 tahun sudah mulai diberi tanggung jawab. Sekarang, usia 18 tahun pun masih sering dianggap belum mampu mengambil keputusan sendiri. Akibatnya, banyak anak lulus SMA tanpa tahu ingin ke mana, dan belum pernah menyelesaikan sesuatu yang konkret.
Padahal, ketika diberi kesempatan, mereka sering kali mampu melampaui dugaan kita. Berikut beberapa contohnya di Flexi:
- Siswa Kelas 8 – punya bisnis sendiri
Bukan sekadar tugas sekolah. Kuenya dijual ke pelanggan, dan seluruh proses usahanya dikelola sendiri.
- Kelas 9 – Certified Ethical Hacker
Lulus Certified Ethical Hacker (CEH) dari EC-Council. Ujian yang biasanya diambil mahasiswa dan profesional IT.
- Kelas 11 – Berjualan ayam goreng
Dari menyiapkan usaha, memasak, hingga melayani pembeli. Ini bukan simulasi bisnis, ini usaha yang benar-benar berjalan.
Lima tahun berjalan, dan ini yang kami temukan
Ada yang bilang Flexi seperti rumah. Ada yang bilang tempat istirahat.
Saat Flexi berdiri, kami membayangkan yang datang adalah anak-anak seperti anak kami sendiri: sudah belajar banyak secara mandiri dan hanya membutuhkan ruang untuk berkembang. Sebagian memang seperti itu.
Tapi cukup banyak yang datang dengan kondisi berbeda: semangat belajarnya menurun, lelah dengan sekolah, atau sudah lama merasa dirinya bodoh tanpa pernah mengatakannya kepada siapa pun.
Dari merekalah kami belajar satu hal yang tidak kami temukan di buku mana pun.
Istirahat bukan gantinya belajar. Istirahat itu syaratnya.
Anak dalam kondisi seperti itu tidak bisa langsung diminta mengerjakan proyek. Kalau hari pertama ditagih target, dia bisa mundur lagi. Mungkin, kali ini untuk waktu yang lebih lama. Jadi kami mulai dari hal yang paling sederhana. Kami mengenalnya dulu, mengajaknya bicara, dan menanyakan kabarnya sebelum menanyakan nilainya.
Setelah beberapa waktu, sesuatu mulai berubah. Anak yang semangatnya sudah kembali mulai penasaran pada sesuatu. Ada yang semula tidak tahu dia menyukai apa, lalu minatnya muncul setelah beberapa bulan. Begitu ketemu, dia mengerjakannya sungguh-sungguh, minggu demi mingggu, sampai selesai. Lalu dia berdiri di depan orang tua dan tamu, dan menjelaskan sendiri karyanya di pameran.
Sebagian yang dulu bahkan tidak ingin melanjutkan sekolah, akhirnya memilih mendaftar kuliah atas kemauannya sendiri, dan diterima di PTN atau beasiswa PTS.
Flexi bukan sekolah yang menurunkan tuntutan. Flexi sekolah yang tahu urutannya. Anak yang dipaksa berlari saat kelelahan akan berhenti total. Anak yang diberi waktu memulihkan semangatnya sanggup berlari lebih jauh dari yang orang tuanya kira.
Belakangan kami baru menyadari bahwa pendekatan seperti ini sebenarnya sudah lama diterapkan di berbagai tempat. Montessori mengajak mengikuti perkembangan anak. Democratic School memberi ruang bagi anak untuk memilih apa yang dipelajari. Big Picture Learning membawa pembelajaran ke dunia kerja melalui magang. High Tech High menutup setiap proyek dengan presentasi kepada publik. Kami bukan yang pertama. Kami hanya berusaha membawanya di Indonesia, sesuai regulasi, dengan ijazah yang diakui negara.
Sehari-hari di Flexi
Anak yang mengerjakan. Fasilitator yang menemani.
Fasilitator di Flexi lebih sering bertanya daripada menjelaskan. Bukan karena tidak mau berbagi ilmu, ini karena anak yang selalu diberi jawaban akan lebih jarang belajar mencari jawabannya sendiri.
- 1.Anak dikenali dulu
Asesmen awal dan matrikulasi lima hari. Kami memahami minat, kondisi, dan kesiapannya sebelum meminta apa pun darinya.
- 2.Anak ikut tanda tangan
Rencana belajarnya disusun bertiga: dia, orang tuanya, dan fasilitator. Ketiganya ikut menandatangani, dan diperbarui tiap semester.
- 3.Anak memulai proyeknya
Proyeknya lahir dari minatnya sendiri, dikerjakan per dua minggu. Dia yang menentukan kapan proyek itu boleh disebut selesai.
- 4.Anak yang menjelaskan
Tiap semester ada eksibisi publik. Dia berdiri di depan orang tua, tamu, dan komunitas, lalu menjelaskan sendiri karyanya.
Kurikulum Akademik tetap terpenuhi melalui tatap muka bersama tutor, modul di LMS, drilling soal dan try out. Dengan demikian, siswa tetap memiliki bekal akademik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Pelajari cara belajar Flexi →
Dunia sebagai ruang kelas
Guru terhebat sering ada di luar kelas.
Untuk menjadi ahli, seseorang tidak selalu belajar dari sekolah. Banyak praktisi terbaik justru berkarya di dunia nyata. Anak yang ingin jadi ahli cyber security belajar dari komunitas terbaik dunia. Calon ilustrator berguru pada ilustrator hebat, di mana pun dia berada. Jadi Flexi tidak berusaha jadi sumber semua ilmu.
Peran kami justru berbeda: Kami mendampingi mereka agar terlibat dalam proses belajarnya. Bukan sekadar berkunjung lalu berfoto. Dia magang di tempat kerja, dan dia benar-benar bekerja di sana. Sebagian anak bahkan sudah bekerja atau punya usaha sendiri sebelum lulus, dengan portofolio dan menjadi bekal ke universitas atau ke dunia kerja.
Satu hal yang perlu Anda tahu sebelum berkunjung: gedung Flexi sederhana. Sebagian anak yang datang pertama kali sempat bertanya, “Ini sekolah atau bukan?”. Kami tidak akan pura-pura punya bangunan megah. Karena sebagian besar proses belajar mereka memang terjadi di luar ruang kelas.
Karya siswa
Ini yang mereka kerjakan sebelum lulus.
Coffee shop, robot Arduino, crochet, hingga bisnis kue. Semuanya berawal dari minat siswa sendiri, dan hampir semuanya pernah gagal sebelum akhirnya berhasil.
Arduino Smart Robot CarKelas 11
Berbisnis CookiesKelas 8
Hydraulic Arrow LauncherKelas 11
Smart Home ArduinoKelas 10
Crochet CraftKelas 12
Coffee ShopKelas 10 · Maestro
Kata mereka
Yang orang tua lihat di rumah.
“Hilmi jadi jauh lebih percaya diri, lebih berani menyampaikan pendapat, dan semakin yakin dengan potensi yang dimilikinya.
Yang paling membuat kami terharu adalah para gurunya – Pak Adit, Pak Fauzi, Kak Gita, dan bapak ibu guru yang lain – yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi sahabat tempat Hilmi bercerita.
Waktu Hilmi sering sakit sampai harus rawat inap hampir tiap bulan, doa dan perhatian mereka membuat dia merasa tidak pernah sendirian.”
Kata siswa:
- “Flexi itu kayak rumah.” Diucapkan waktu wisuda.
- “Saya nggak mau lulus. Saya mau tetap di Flexi.” Masuk kelas 10, bertahan sampai kelas 12.
- “Di sini saya ditanya soal saya, bukan cuma soal akademik.” Calon siswa, setelah membandingkan dengan sekolah lain.
Ijazah dan kelanjutannya
Anak tetap memperoleh ijazah resmi untuk melanjutkan pendidikan hingga Universitas.
Flexi bernaung di bawah PKBM dengan NPSN P9997849 dan terakreditasi B. Lulusannya menerima ijazah Setara SD (Paket A), SMP (Paket B), atau SMA (Paket C) – sah untuk lanjut ke SMP dan SMA Negeri, ikut SNBT, masuk PTN, sampai kuliah di luar negeri.
- Akreditasi B, BAN-PDM
- Ijazah Kemendikdasmen
- Berlaku untuk SNBT dan PTN
Institut Teknologi Bandung
Universitas Indonesia
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Universitas Padjadjaran
Universitas Brawijaya
Bina Nusantara University
Prasetiya Mulya
UIN Syarif Hidayatullah
Ritsumeikan APU · Jepang
Osaka Bunka Kokusai Gakkō · Jepang
Al-Azhar University · Mesir
Bartın Üniversitesi · Türkiye
Sakarya Üniversitesi · Türkiye
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Universitas Negeri Surabaya
Universitas Multimedia Nusantara
Institut Teknologi Indonesia
ISBI Bandung
Politeknik Negeri Jakarta
Universitas Negeri Jakarta
Sebagian melaju sangat jauh
Bukan janji kami, ini yang sudah dicapai anak-anak Flexi.
Sebagian besar datang ke Flexi bukan dalam kondisi terbaiknya. Karena itulah setiap pencapaian ini terasa begitu berarti.
- Dhiya Nisa AlifaAlumni, lulus 2026
Lulus JLPT N2 (Bahasa Jepang mahir) waktu akhir kelas 11. Sekarang di Universitas Indonesia lewat SNBT, dan di Osaka Bunka Kokusai Gakkō, Jepang.
- Muhammad Arkan AufaAlumni, lulus 2025
Certified Ethical Hacker dari EC-Council waktu kelas 9. IELTS 7.5, Bahasa Jerman B2. Lolos ITS lewat SNBT.
- Nasywa Zetira RambeKelas XI
Timnas Sepakbola Putri U16, U18, dan U20. Juara 1 ASBWI U15 Nasional 2023. Best Player Borussia Academy Camp.
- Pradipta FirazKelas X
Juara I dan medali emas Air Pistol 10M Youth Man. Pemegang rekor nilai tertinggi junior dan senior di Kejurnas.
- Firyal Khaira HisanKelas XI
Hafidzhah 30 juz, TOEFL 520. Berkarya sebagai fashion designer. Tahun 2025 melanjutkan SMA di Inggris.
- Adam Adhanu WicaksonoAlumni, lulus 2024
Membangun channel YouTube dari nol sampai 60.000 subscriber selama di Flexi. Sekarang kuliah Animasi dengan beasiswa.
Mereka sedikit, dan kami tidak akan pura-pura sebaliknya. Kami juga tidak menjanjikan anak Anda akan menjadi salah satu dari mereka. Yang kami perjuangkan untuk setiap anak jauh lebih sederhana: semangat belajarnya kembali, lalu ia menemukan jalannya sendiri.
Lima program
Satu cara belajar. Lima program.
Pilih program sesuai kondisi anak hari ini. Program dapat berganti setiap semester sesuai kebutuhannya. Apa pun pilihannya, seluruh program memenuhi standar beban belajar Kemendikdasmen dan berujung pada ijazah resmi yang sama.
-
Program utama
MaestroSetara SMP (Paket B) dan SMA (Paket C)
Buat anak yang butuh pendampingan setiap hari. Lima hari di sekolah, dengan fasilitator yang kenal dekat. Ini program dengan pendampingan utama.
Offline 5 hari · Jumat pilih Tahsin/Tahfidz atau konsultasi proyek · Maks. 18 siswa per kelas Lihat detail Maestro → -
ProdigySetara SMP (Paket B) dan Setara SMA (Paket C)
Buat anak yang butuh jalan lebih pelan dan ditemani lebih dekat. Fasilitatornya terlatih khusus, dan konsultan psikologi ikut menyusun cara belajarnya. Dia tetap punya proyek sendiri, dan tetap berdiri di eksibisi seperti yang lain.
Offline 3 hari · Maks. 8 siswa per kelas Lihat detail Prodigy → -
OptimaSetara SMP (Paket B) dan Setara SMA (Paket C)
Buat anak yang sudah bisa mengatur dirinya sendiri dan butuh ruang gerak, misalnya karena latihan, kerja, atau sedang serius mengejar sesuatu di luar sekolah.
Tatap muka 3 hari · Maks. 18 siswa per kelas Lihat detail Optima → -
HS GroupSetara SD (Paket A), SMP (Paket B), SMA (Paket C)
Buat keluarga homeschooler yang ingin anaknya tetap punya jadwal tatap muka dan teman belajar. Akademisnya dikerjakan sendiri lewat LMS, ditemani orang tua atau tutor pilihan keluarga.
Tatap muka daring terjadwal · Maks. 25 siswa Lihat detail HS Group → -
HS PersonalSetara SD (Paket A), Setara SMP (Paket B), Setara SMA (Paket C)
Buat keluarga homeschooler yang jadwalnya sangat dinamis. Tatap muka terjadwal tetap ada. Akademisnya sepenuhnya dikerjakan sendiri lewat LMS.
Tatap muka daring terjadwal · LMS mandiri Lihat detail HS Personal →
Belum yakin yang mana? Ceritakan saja kondisi anak Anda lewat WhatsApp – gratis, tanpa komitmen. Rincian biayanya terbuka semua di halaman Biaya Investasi.
Sebelum mendaftar
Lima hal yang selalu orang tua tanyakan.
Ijazahnya diakui negara?
Diakui sepenuhnya. Flexi bernaung di bawah PKBM dengan NPSN P9997849 dan terakreditasi B (No. 00543/280000/PKBM/2023). Lulusannya menerima ijazah Setara SD (Paket A), SMP (Paket B), atau SMA (Paket C) – sah untuk lanjut ke SMP dan SMA Negeri, ikut SNBT, masuk PTN, maupun kuliah di luar negeri.
Akademisnya tetap jalan?
Tetap jalan. Kurikulum Kemendikdasmen dipenuhi lewat tatap muka bersama tutor, modul mandiri di LMS, drilling soal, dan tryout. Ada Try Out SNBT, TKA, dan TOEFL. Untuk Maestro dan Optima, buku Matematika dan Bahasa Inggrisnya pakai terbitan Cambridge dan Pearson.
Anak saya sudah lama tidak sekolah. Masih bisa masuk?
Bisa. Justru sebagian besar anak di Flexi datang dalam kondisi seperti itu. Kami tidak menyeleksi berdasarkan nilai rapor, diagnosis, atau riwayat sekolah. Yang kami pastikan hanya satu: apakah Flexi memang tempat yang paling pas untuk anak dan keluarga Anda saat ini. Kalau menurut kami bukan, kami akan mengatakannya terus terang.
Bagaimana proses masuknya?
Tiga tahap. Pertama, konsultasi. Ceritakan kondisi anak Anda, gratis dan tanpa komitmen. Kedua, anak Anda ikut trial dua hari, lalu ada asesmen psikologis. Ini untuk mengenal dia, bukan untuk menyeleksinya. Ketiga, matrikulasi lima hari sebelum dia benar-benar mulai.
Orang tuanya ikut terlibat sejauh apa?
Cukup jauh, dan ini penting. Ada Sekolah Orang Tua, delapan sesi setahun, yang menemani orang tua memahami anaknya dan tumbuh bareng. Anak yang paling berkembang di Flexi hampir selalu anak yang orang tuanya mau hadir dalam prosesnya.
Ceritakan saja dulu kondisi anak Anda.
Tidak perlu menyiapkan apa-apa. Datang saja, lihat sendiri suasananya, lalu ceritakan apa yang sedang terjadi di rumah. Kami tidak akan menjanjikan hasil tertentu — kami berjanji hadir sepenuh yang kami bisa.
Silakan kunjungi ke lokasi, tanpa komitmen apa pun.
