Tuesday, 18 Jun 2024
  • Sekolah Pertama Menerapkan Agile Education Berbasis Kurikulum Aqil Baligh dan Fitrah
  • Sekolah Pertama Menerapkan Agile Education Berbasis Kurikulum Aqil Baligh dan Fitrah

4 Tips Memilih Kurikulum Homeschooling Terbaik

Homeschooling adalah salah satu metode pendidikan anak yang menjadi pilihan bagi beberapa orang tua pada zaman modern seperti sekarang ini. Home schooling merupakan sekolah rumah yang di mana proses belajar mengajar dilakukan di rumah.

Akan tetapi, yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran dengan model seperti ini adalah kurikulum yang efektif agar pendidikan anak terpenuhi dengan baik dan tepat. Pasalnya, beberapa homeschooling memiliki sistem kurikulum yang berbeda satu dengan yang lainnya. Adapun beberapa tips untuk memilih kurikulum homeschooling yang tepat dan terpercaya.

Tips Memilih Kurikulum Homeschooling untuk Anak

Para orang tua bisa bekerja sama dengan lembaga yang menyediakan layanan homeschooling yang paling tepat dan paling cocok untuk buah hatinya. Selain itu, para orang tua juga bisa menyusun kurikulum sendiri, tetapi tetap harus berpedoman dengan kurikulum yang ada. Di bawah ini, saya share beberapa tips memilih kurikulum homeschooling terbaik dan terpercaya.

  • Melakukan Penelitian Terhadap Metode Homeschooling

Tips untuk memilih kurikulum homeschooling terbaik yang pertama adalah dengan melakukan riset review terkait metode tersebut. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam penerapan homeschooling atau sekolah rumah untuk anak-anaknya. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk memilih sebuah layanan homeschooling sebaiknya Anda melakukan riset terlebih dahulu.

Pada zaman yang serba mudah seperti sekarang ini sudah banyak sekali review terkait berbagai metode homeschooling. Tips untuk memilih kurikulum homeschooling terbaik bisa Anda lakukan dengan membaca dari berbagai sumber dan membandingkan dengan metode homeschooling terbaik lainnya untuk kemudian Anda pilih yang paling tepat untuk diterapkan pada pendidikan anak Anda.

Memang terdapat berbagai jenis metode homeschooling, seperti Classical, Montessori, Charllote Mason, Unit Study, dan masih banyak lagi. Namun, apabila Anda tidak menginginkan bantuan dari lembaga homeschooling manapun, maka Anda harus belajar tentang metode sekaligus materi homeschooling terlebih dahulu.

  1. Menentukan Kurikulum Nasional atau Luar Negeri

Tips memilih kurikulum homeschooling yang tepat selanjutnya adalah melalui penentuan jenis kurikulum nasional atau luar negeri. Pada saat ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia telah mengakui legalitas dari ijazah homeschooling. Apabila anak Anda ingin melanjutkan ke perguruan tinggi di Indonesia disarankan memilih learning sekolah rumah menggunakan kurikulum nasional.

Dengan memilih kurikulum nasional, nantinya anak bisa mengikuti ujian nasional seperti sekolah formal pada umumnya yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Selain menggunakan kurikulum nasional, tips untuk memilih kurikulum homeschooling bisa dengan memilih kurikulum yang diterapkan pada sekolah internasional contohnya, seperti Cambridge IGCSE.

Sementara itu, apabila Anda sudah memiliki rencana untuk anak Anda supaya bisa melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri, maka disarankan untuk memilih homeschooling yang menggunakan kurikulum yang sudah diakui di luar negeri. Pada kurikulum bertaraf internasional tersebut pastinya bahasa Inggris merupakan subjek yang sangat penting di dalam proses belajar.

Karena itu, sebaiknya Anda juga memfasilitasi anak untuk mendapatkan les bahasa Inggris atau semacamnya agar ia bisa mengikuti pembelajaran di homeschooling tersebut dengan baik.

  1. Mengetahui Minat, Bakat, dan Karakter Anak

Dalam hal ini, mengetahui minat, bakat, dan karakter anak menjadi tips untuk memilih kurikulum yang tepat untuk anak Anda, karena masing-masing anak memiliki minat, bakat, dan juga kepribadian yang berbeda.

Tidak semua anak cocok dengan jenis, cara, atau metode pembelajaran tertentu. Homeschooling terbaik di Tangerang yang menggunakan kurikulum sendiri bisa disesuaikan dengan minat, bakat, dan karakter setiap anak.

Mengetahui minat, bakat, dan karakter anak menjadi salah satu tips untuk memilih kurikulum yang tepat. Hal tersebut sangat penting, karena dengan perasaan anak yang tertarik pada suatu topik maupun mata pelajaran, maka peran Anda sebagai orang tua hanyalah fokus untuk mengembangkan, mendukung, dan memfasilitasinya.

Anak adalah pribadi yang hanya butuh kasih sayang dan butuh didengarkan keinginannya, baik mengenai metode pembelajaran maupun jenis pelajaran yang bisa membuat mereka merasa happy. Pastinya pembelajaran yang akan diterapkan tersebut tetap perlu berpacu pada tujuan yang baik untuk masa depan si anak itu sendiri.

  1. Mengetahui Kemampuan dari Orang Tua

Pengaruh yang dimiliki orang tua terhadap proses belajar si anak itu lebih besar dalam metode homeschooling. Oleh karena itu, orang tua diharapkan untuk mengetahui mengenai kemampuan diri pribadi, baik dari segi waktu, biaya, dan lain sebagainya. Apabila Anda sebagai orang tua biasanya sibuk bekerja, maka Anda bisa mempercayakan proses homeschooling tersebut pada lembaga yang tepercaya.

Tips untuk memilih kurikulum yang tepat dan terpercaya untuk anak juga harus memperhatikan kemampuan dari Anda sebagai orang tua, karena setiap orang tua harus memahami kemampuan pribadi untuk menentukan kurikulum mana yang tepat.

Akan tetapi, apabila Anda sebagai orang tua memiliki cukup banyak waktu dalam mendampingi proses belajar anak, maka kurikulum yang bisa diterapkan bisa Anda pelajari terlebih dahulu dengan baik. Selain itu, juga sangat diperlukan pemahaman apakah Anda sebagai orang tua benar-benar bisa memberikan pembelajaran yang tepat pada anak Anda sendiri.

Sangat diperlukan banyak pertimbangan untuk menentukan metode serta kurikulum yang digunakan selama proses homeschooling. Sebagai orang tua Anda sangat diharapkan bisa memahami karakter, bakat, dan minat anak yang seperti apa sekaligus menyesuaikan dengan kemampuan diri.

Apabila Anda memilih model homeschooling, maka Anda sebagai orang tua bisa menggunakan kurikulum sebagai referensi kegiatan dengan anak. Akan tetapi, apabila Anda memilih model unschooling atau sekolah umum, maka Anda tidak perlu menggunakan kurikulum.

Kegiatan belajar mengajar mengacu pada minat, bakat, dan karakter anak serta memanfaatkan bahan ajar yang ada di sekitarnya. Yang terpenting adalah bagaimana Anda sebagai orang tua bisa mengarahkan anak untuk belajar dalam suasana yang menyenangkan.

Kurikulum memang bersifat lebih terstruktur, karena anak Anda harus belajar dan melakukan kegiatan sesuai dengan panduan yang ada di dalamnya. Setiap orang tua bisa memilih untuk menggunakan model maupun metode homeschooling apapun. Yang terpenting adalah anak Anda bisa menikmatinya, merasa bahagia, dan mampu untuk mengeluarkan potensinya.

Ingat! Sebelum menentukan lembaga homeschooling mana yang mau dipilih, Anda wajib melakukan penelitian terlebih dahulu terhadap metode yang digunakan lembaga tersebut. Itu merupakan salah satu cara untuk menemukan kurikulum yang tepat dan terpercaya.

Selain itu, Anda juga bisa lakukan dengan cara membaca dari berbagai sumber dan membandingkan dengan metode lainnya untuk kemudian Anda pilih yang paling tepat untuk diterapkan pada pendidikan anak Anda. Nah, itulah 4 tips untuk memilih kurikulum homeschooling yang tepat, terbaik, dan terpercaya.

Another Article

This article have

0 Comment

Leave a Comment