Tuesday, 18 Jun 2024
  • Sekolah Pertama Menerapkan Agile Education Berbasis Kurikulum Aqil Baligh dan Fitrah
  • Sekolah Pertama Menerapkan Agile Education Berbasis Kurikulum Aqil Baligh dan Fitrah

7 Pertimbangan Penting sebelum Gabung Program Homeschooling SMP

Setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang SD, maka siswa akan bersiap masuk ke tingkat SMP. Memilih SMP yang tepat bukanlah hal mudah untuk dilakukan. Keputusan ini akan sangat berpengaruh untuk masa depan kelak. Program homeschooling SMP bisa dijadikan sebagai salah satu referensi. Tentu saja sebelum memutuskan untuk bergabung dengan program sekolah ini harus ada pertimbangan matang yang dilakukan.

Pertimbangan sebelum Masuk Homeschooling

Masuk ke tingkat SMP, ada lebih banyak beban belajar yang harus ditanggung. Dibutuhkan fasilitator yang tepat baik dari segi sekolah maupun tenaga pengajar. Homeschooling bisa jadi pilihan apalagi jika sudah ada pertimbangan yang matang. Ini dia 7 pertimbangan penting yang harus dipikirkan sebelum memutuskan bergabung dengan program homeschooling di jenjang SMP:

  1. Biaya

Hal pertama yang wajib dipertimbangkan matang-matang adalah biaya. Dibandingkan dengan sekolah konvensional, homeschooling memang membutuhkan biaya yang jauh lebih mahal. Fakta ini bukan sebuah rahasia tapi sudah diketahui oleh masyarakat di tanah air. Itulah mengapa harus dipertimbangkan matang-matang dan direncanakan ketersediaan biayanya dengan baik.

Di sini peran orang tua sangat dibutuhkan. Orang tua harus mencari informasi lebih banyak lagi mengenai biaya homeschooling. Setelah itu bisa dilakukan pertimbangan apakah biaya tersebut bisa dicukupi sesuai kemampuan finansial atau tidak. Jika mampu, maka tak masalah untuk lanjut mendaftar ke program homeschooling. Jangan sampai di tengah berjalannya program, ada kendala masalah biaya dan mengganggu kelancaran belajar.

  1. Lembaga Homeschooling

Saat ini ada banyak lembaga homeschooling yang bermunculan di masyarakat. Jadi memang tidak sulit untuk mendapatkan fasilitas sekolah semacam ini. Namun ingat bahwa tidak semua lembaga tersebut menawarkan kualitas dan fasilitas terbaik. Jadi pastikan untuk selektif dalam memilih lembaga homeschooling yang akan dimasuki. Pastikan bahwa lembaga tersebut cukup berkualitas dan bisa dipercaya.

Tak ada salahnya untuk menggali informasi lebih dalam mengenai lembaga homeschooling yang akan dipilih. Biasanya informasi ini bisa didapatkan melalui website dan media sosial. Dari sini bisa ditarik kesimpulan apakah lembaga tersebut cukup layak diandalkan dan punya kredibilitas atau tidak. Jangan sampai sembarang pilih karena ini akan berpengaruh pada masa depan anak.

  1. Metode Belajar

Berikutnya jangan lupa pertimbangkan juga metode belajar yang digunakan dalam program pendidikan ini. Homeschooling menerapkan metode belajar yang berbeda dari sistem sekolah konvensional. Sebelum bergabung dengan program sekolah tersebut maka penting sekali untuk mengenali metode belajar yang diterapkan. Lalu, bisa dicari tahu apakah metode tersebut memang cocok atau dirasa kurang efektif.

Secara umum sebenarnya homeschooling menerapkan prinsip belajar yang mengacu pada fleksibilitas, kreativitas, dan kemandirian siswanya. Tidak seperti sekolah konvensional yang lebih terpaku pada aturan sekolah dan kurikulum dari pemerintah. Jadi bisa dikatakan bahwa metode belajar pada program homeschooling jauh lebih bebas dan terasa tidak mengekang bagi siswa.

Perlu diketahui bahwa metode belajar akan berpengaruh pada hasilnya secara langsung. Jika metode belajarnya menyenangkan, tepat, dan sesuai dengan karakter siswa maka akan lebih mudah mencapai hasil optimal. Hal seperti inilah yang ditekankan pada program homeschooling. Program ini fokus untuk mengembangkan potensi siswa dan menjalankan metode belajar yang sesuai karakter siswa tersebut.

  1. Jadwal Sekolah

Selanjutnya jangan lupa untuk mempertimbangkan jadwal sekolah yang akan diberlakukan. Lain dengan sekolah konvensional, homeschooling menerapkan jadwal sekolah yang terbilang fleksibel. Jadi tidak kaku seperti sekolah konvensional yang ada jam masuk dan jam pulang. Bahkan jam belajar di program homeschooling ini bisa disesuaikan juga dengan kemampuan siswa dalam belajar.

Sebaiknya sebelum yakin mendaftar dan bergabung dengan program homeschooling dilihat dulu jadwal belajar yang akan dijalani. Dari jadwal ini bisa disimpulkan apakah memang waktunya cukup efektif atau tidak. Nantinya urusan jadwal belajar ini juga dapat didiskusikan dengan lembaga homeschooling yang bersangkutan.

Jadwal belajar yang fleksibel dari program homeschooling sebenarnya menjadi sebuah kelebihan tersendiri. Hanya saja ada sebagian orang yang merasa bahwa jam sekolah seperti ini kurang efektif. Jadi lebih baik dilihat lagi dan dipertimbangkan supaya tidak menyesal setelah bergabung dengan program homeschooling.

  1. Aktivitas yang Bisa Diikuti

Tidak hanya belajar teori, program homeschooling juga menawarkan banyak aktivitas menarik dan bermanfaat untuk siswanya. Sama halnya dengan sekolah konvensional yang menawarkan berbagai jenis kegiatan bermanfaat untuk siswa demi mengembangkan potensi mereka. Oleh sebab itu, jangan lupa pertimbangkan apa saja kegiatan atau aktivitas yang bisa diikuti selama terdaftar sebagai siswa.

Selain belajar, siswa juga perlu mengembangkan potensi dirinya dengan baik. Jadi selain memiliki bekal pengetahuan yang matang, siswa juga memiliki keterampilan yang bisa diandalkan di masa depan. Jangan sampai bakat dan passion pada diri siswa disia-siakan begitu saja karena harus belajar materi pelajaran sepanjang hari tanpa ada aktivitas yang mendukung bakatnya.

Konsultasikan kepada lembaga homeschooling yang sudah dipilih, apa saja aktivitas yang akan dijalankan oleh siswa. Meskipun bukan sekolah konvensional dan tidak berinteraksi langsung dengan teman di kelas, homeschooling tetap menyediakan wadah bagi siswanya untuk mengekspresikan diri. Pastikan bahwa aktivitas yang ditawarkan oleh homeschooling tersebut sesuai dengan passion siswa dan akan disukai olehnya.

  1. Kemampuan Belajar yang Dimiliki

Jangan lupa, lihat kembali seperti apa kemampuan belajar yang dimiliki oleh anak. Perlu diingat bahwa setiap anak punya kemampuan belajar masing-masing. Kapasitas belajar inilah yang harus diperhatikan sehingga orang tua bisa memberikan fasilitas belajar yang paling sesuai dan memadai. Lihat kembali apakah metode belajar yang digunakan oleh program homeschooling sudah sesuai dengan kemampuan belajar anak atau belum.

Meskipun ada banyak keunggulan dari program homeschooling, namun bisa saja metodenya belum cocok dengan kemampuan belajar siswa. Sebaliknya, ada siswa yang tidak cocok juga dengan metode belajar di sekolah konvensional sehingga jauh lebih cocok dengan program belajar homeschooling. Jika bisa disesuaikan dengan kemampuan belajar anak, maka hasilnya nanti juga pasti akan jauh lebih efektif.

  1. Keinginan Siswa

Pertimbangkan juga keinginan siswa sebelum mendaftarkannya ke sebuah sekolah. Program belajar ini akan diikuti oleh siswa tersebut jadi harus disesuaikan dengan keinginannya. Apakah memang ingin bersekolah secara homeschooling atau tidak? Orang tua wajib menanyakan hal ini kepada anak sebelum membuat keputusan. Jangan sampai keputusan datang dari orang tua saja.

Untuk tingkat SMP, anak sudah punya kemampuan untuk mengambil keputusan. Anak juga sudah tahu apa yang diinginkan. Jadi jangan ragu untuk menanyakan pendapat atau keinginannya. Pastikan bahwa program sekolah yang diikuti anak sesuai dengan harapannya sehingga ia merasa senang.

Program homeschooling SMP memang bisa jadi pilihan tepat. Namun harus ada pertimbangan matang untuk memasukkan anak ke program sekolah ini. Jika persiapannya matang dan sudah benar-benar yakin, maka pilih lembaga sekolah yang tepat. Jangan lupa, proses belajar di program homeschooling ini juga harus selalu dipantau agar berjalan optimal.

This article have

0 Comment

Leave a Comment