Tuesday, 18 Jun 2024
  • Sekolah Pertama Menerapkan Agile Education Berbasis Kurikulum Aqil Baligh dan Fitrah
  • Sekolah Pertama Menerapkan Agile Education Berbasis Kurikulum Aqil Baligh dan Fitrah

Pengertian dan Manfaat Sekolah Alam untuk Pendidikan Anak

Sumber foto: JSAN

Pernahkah Anda mendengar tentang sekolah alam? Ya, jenis sekolah yang satu ini adalah sekolah berbasis alam semesta yang bisa dilakukan dari luar gedung atau bangunan. Sesuai dengan namanya itu sendiri, proses pembelajaran ini akan dilakukan di rumah panggung yang dikelilingi oleh alam menakjubkan.

Berbeda dengan jenis sekolah yang lainnya, sekolah berbasis alam seperti ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dalam diri seorang anak dan membuatnya bisa lebih peka terhadap isu sosial yang ada di sekitarnya. Tentu manfaat ini bisa menjadi keuntungan tersendiri untuk masa depan anak-anak yang mengikuti sekolah berbasis alam semesta ini.

Di Indonesia sendiri, sudah ada banyak sekolah berbasis alam yang bisa dipilih oleh para orang tua. Setiap jenis institusi pendidikan ini akan memiliki keunggulannya masing-masing, sehingga Anda harus memilih yang paling terbaik. Dengan begitu, putra dan putri Anda bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan percaya diri.

 

Pengertian Sekolah Alam

Sekolah berbasis alam adalah sekolah yang menggunakan metode pembelajaran tidak di dalam gedung ataupun bangunan tertentu. Jenis sekolah yang satu ini akan menggunakan metode pembelajaran luar ruangan yang lebih menyenangkan. Konsep sekolah berbasis alam ini pertama kali dicetuskan oleh Lendo Novo yang merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Konsep pendidikan yang diajarkan di sekolah ini pun juga akan berbeda dengan konsep pendidikan yang akan diajarkan di sekolah konvensional. Untuk di sekolah berbasis alam sendiri, para peserta didik tidak akan diberi materi di dalam kelas melainkan di sebuah kebun buah, sayur, bunga, maupun peternakan tertentu.

Selain itu, peran guru dalam sekolah ini juga cukup berbeda dengan peran guru di sekolah konvensional. Nantinya, semua guru yang ada di sekolah berbasis alam dapat menjadi seorang fasilitator yang memberikan ruang ekspresi kepada murid-muridnya. Kendati demikian, jenis sekolah yang satu ini tetap akan mengikuti kurikulum pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

Jadi, dapat dipastikan bahwa kurikulum yang ada di sekolah ini tidak akan menyimpang dari kurikulum yang berlaku secara nasional. Dengan begitu, anak-anak Anda tetap bisa memperoleh pendidikan yang sama seperti anak-anak yang lainnya.

Sejarah Sekolah Berbasis Alam di Indonesia

Seperti yang sudah kami katakan di beberapa paragraf sebelumnya, Lendo Novo adalah sosok yang pertama kali menciptakan konsep pendidikan berbasis alam yang satu ini. Pada tahun 1998, Lendo Novo pertama kali mengenalkan sekolah dengan konsep ini ke masyarakat Indonesia.

Di tahun yang sama tersebut, Lendo Novo membangun sekolah berbasis alamnya sendiri di daerah Jl. Damai, Ciganjur, Jakarta Selatan. Pada saat itu sekolah berbasis alam ini hanya diikuti oleh 8 orang peserta didik dan 6 orang tenaga pendidik. Kemudian, di tahun 2001 Lendo Novo memindahkan sekolahnya tersebut ke daerah Jl. Anda No. 7X, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sejak saat itu sekolah berbasis alam semakin dikenal oleh banyak orang. Semakin ada banyak orang yang tertarik untuk mendaftarkan putra-putrinya ke sekolah ini. Sampai pada akhirnya di tahun 2004 sekolah berbasis alam yang dibangun oleh Lendo Novo ini, mulai menerapkan kelas inklusi yang bisa diikuti oleh para peserta didik berkebutuhan khusus.

Seiring berjalannya waktu, sekolah ini semakin berkembang dan semakin ada banyak institusi pendidikan lain yang meniru konsep belajarnya. Meski begitu, setiap institusi pendidikan ini akan memiliki kebijakannya masing-masing. Sehingga, meskipun konsep pendidikan yang diterapkan cukup mirip, tapi kebijakannya tetap akan saling berbeda satu sama lain.

3 Prinsip yang Berlaku pada Kurikulum Sekolah Berbasis Alam

Jika dijelaskan secara garis besar, maka kurikulum pembelajaran yang berlaku di sekolah berbasis alam harus memiliki 3 prinsip penting yang saling berbeda. Berikut adalah 3 prinsip yang berlaku pada kurikulum sekolah berbasis alam:

1.     Ilmu Pengetahuan

Prinsip yang pertama adalah ilmu pengetahuan. Dalam arti lainnya adalah meski anak lebih ditekankan pada hal-hal yang berkaitan dengan alam, akan tetapi pihak tenaga pendidik tetap harus mengajarkan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya. Sebagai contoh, guru-guru bisa mengajarkan murid-muridnya tentang cara menggunakan komputer, berhitung, berbahasa asing, berolahraga, dan lain sebagainya.

Dengan melihat fakta tersebut, dapat dipastikan bahwa sekolah berbasis alam semesta juga harus memastikan guru dan tenaga pendidik yang ada di dalamnya telah menguasai ilmu pengetahuan dengan baik. Dengan begitu, anak-anak bisa mempelajari tentang banyak hal dari sekolah ini.

2.     Akhlak yang Baik

Di sekolah berbasis alam anak-anak juga akan diajari tentang pentingnya akhlak yang baik dalam kehidupannya. Biasanya, ilmu ini akan diberikan ketika pelajaran agama sedang berlangsung. Untuk sekolah berbasis alam yang tidak mengkhususkan agama-agama tertentu, mereka dapat menyediakan guru dari berbagai agama yang diakui di Indonesia. Dengan begitu, anak-anak bisa memperoleh pendidikan agama yang sesuai dengan agamanya masing-masing.

3.     Jiwa Kepemimpinan

Pada dasarnya, kurikulum sekolah berbasis alam dirancang untuk membentuk jiwa kepemimpinan yang lebih besar dalam diri seorang anak. Hal ini membuatnya berbeda dengan kurikulum sekolah konvensional yang tidak terlalu berfokus pada karakter murid-muridnya. Di dalam kurikulum sekolah berbasis alam, bakat anak akan dikembangkan sesuai dengan minatnya masing-masing. Tentunya, proses pembelajaran ini akan dilakukan melalui cara-cara yang lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

Karakteristik Sekolah Berbasis Alam di Indonesia

Sesuai dengan pernyataan yang ada di buku berjudul “Belajar Any Where”, sekolah berbasis alam akan memiliki karakteristiknya tersendiri. Dalam hal ini, kami juga akan membagikan informasi mengenai 10 karakteristik sekolah berbasis alam di Indonesia, yaitu:

  • Proses pembelajaran berlangsung di luar kelas dan memiliki lingkungan alam yang dapat dimanfaatkan untuk belajar dengan tenang.
  • Memberikan kebebasan kepada setiap peserta didik untuk meningkatkan kreativitas yang ada dalam dirinya.
  • Proses pembelajaran bisa dilakukan sambil bermain, sehingga suasana belajar bisa terasa lebih menyenangkan.
  • Tenaga pendidik akan berperan sebagai fasilitator yang dapat memberikan rangsangan kepada setiap peserta didiknya untuk lebih berkembang.
  • Tenaga pendidik akan berperan sebagai partner belajar yang dapat membantu para peserta didik untuk memahami setiap pelajaran yang ada di sekolah.
  • Metode pembelajaran yang diterapkan akan berbentuk action learning, sehingga pencapaian logika berpikir serta inovasi anak bisa lebih mudah terbentuk.
  • Kurikulum yang berlaku di dalamnya cenderung 60% praktik dan 40% teori.
  • Buku-buku dan perpustakaan yang ada di dalamnya hanya akan digunakan sebagai rujukan atau sumber pendukung dalam memfasilitasi action learning.
  • Baik pihak tenaga pendidik maupun peserta didik harus sama-sama belajar dalam menghadirkan inovasi baru.
  • Dapat memberikan apresiasi emosional kepada setiap peserta didik, karena alam juga bisa memberikan ikatan emosional kepada setiap individu yang ada di dalamnya.

Beragam Jenis Aktivitas yang Bisa Dilakukan dalam Sekolah Berbasis Alam

Karena metode pembelajaran yang diterapkan di sekolah ini adalah action learning, jadi akan ada lebih banyak aktivitas yang bisa dilakukan di sekolah berbasis alam. Dengan melakukan beberapa aktivitas di luar ruangan seperti ini, anak-anak bisa lebih mudah untuk melakukan observasi, membuat hipotesis, dan berpikir ilmiah.

Tidak hanya itu, sekolah berbasis alam juga akan menggunakan metode spider web untuk mengajarkan kepada para peserta didik tentang cara melihat, menyentuh, dan merasakan langsung materi yang telah disampaikan oleh tenaga pendidik atau gurunya. Sebab, spider web itu sendiri adalah metode yang dapat mengintegrasikan suatu tema dengan semua mata pelajaran.

Kembali membahas tentang beragam jenis aktivitas yang bisa dilakukan di sekolah berbasis alam, berikut kami sampaikan beberapa daftarnya:

1.     Outbound

Hampir sebagian besar orang pasti sudah tahu tentang aktivitas luar ruangan yang menyenangkan satu ini. Ya, outbound adalah kegiatan di luar sekolah yang bertujuan untuk mengeksplorasi alam melalui fasilitas yang tidak tersedia di dalam sekolah. Pada dasarnya, aktivitas ini tidak hanya bisa dilakukan oleh para peserta didik sekolah berbasis alam saja.

Namun, para peserta didik sekolah berbasis alam akan lebih sering melakukan kegiatan yang satu ini. Nantinya, aktivitas outbound ini bisa dilakukan dengan menanam buah-buahan di kebun, memetik daun teh di perkebunannya, hingga menguji keberanian anak-anak dengan bermain flying fox. Dengan begitu, anak-anak bisa lebih merasa senang untuk belajar.

2.     Market Day

Aktivitas yang kedua adalah market day. Market day adalah suatu kegiatan yang dapat mengenalkan kepada setiap peserta didik tentang dunia perdagangan dan bisnis. Dalam aktivitas ini nantinya para peserta didik akan diberi kesempatan untuk berperan sebagai penjual yang menjual beberapa barang sederhana.

Lantas, siapa yang akan berperan sebagai pembeli? Orang tua, guru, maupun murid-murid lain bisa berperan sebagai pembeli di dalam aktivitas ini. Jadi, proses pembelajaran di sekolah berbasis alam akan lebih bervariasi dan menyenangkan.

3.     Open House

Apa yang dimaksud dengan aktivitas open house? Open house adalah suatu kegiatan tahunan yang dapat memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk berperan sebagai tuan rumah bagi para tamu undangan. Biasanya, acara seperti ini akan diadakan untuk mengajak para tamu undangan dalam melihat kemajuan yang ada di dalam sekolah tersebut. Jadi, anak-anak bisa lebih mudah untuk bersosialisasi dengan banyak orang.

8 Manfaat Sekolah Berbasis Alam untuk Pendidikan Anak

Sama halnya seperti sekolah konvensional dan homeschooling yang memiliki beragam manfaat menguntungkan, sekolah berbasis alam juga akan memiliki beragam manfaat yang baik untuk pendidikan anak di masa depan. Berikut adalah 8 manfaat sekolah berbasis alam untuk pendidikan anak di masa depan:

1.     Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak

Tak banyak orang yang tahu bahwa sebenarnya sekolah berbasis alam akan lebih berfokus pada perkembangan karakter dari setiap peserta didiknya. Sekolah ini dapat membantu anak-anak untuk tumbuh dengan kepercayaan diri, sebagai wujud dari kebebasannya dalam mengeksplorasi alam yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, waktu dan ruang yang diberikan dalam sekolah ini juga dapat menunjukkan kemandirian pada tingkat individu setiap anak.

2.     Mengasah Kemampuan Sosial dalam Diri Anak

Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan di sekolah berbasis alam adalah berbagi alat ketika berkebun dan open house. Dengan adanya aktivitas-aktivitas yang melibatkan banyak orang seperti ini, kemampuan sosial yang ada dalam diri setiap anak bisa semakin terasah dengan baik. Bahkan, aktivitas berbagi alat ketika berkebun ini juga dapat mengajarkan kepada setiap peserta didik untuk bekerja sama sebagai kelompok. Jadi, karakter yang ada dalam dirinya bisa semakin berkembang ke arah yang lebih baik.

3.     Mengasah Kemampuan Komunikasi Anak

Masih ada beberapa orang yang terlalu menganggap remeh kemampuan komunikasi dalam diri seorang anak. Nyatanya, kemampuan komunikasi dalam diri seorang anak akan menjadi salah satu aspek terpenting yang harus diperhatikan untuk tumbuh kembangnya. Pengalaman sensorik yang akan diajarkan di sekolah berbasis alam dapat membantu perkembangan bahasa anak secara lebih cepat. Dengan begitu, kemampuan komunikasi dalam dirinya pun bisa semakin meningkat dan terlatih.

4.     Meningkatkan Motivasi dan Fokus Anak

Pada dasarnya, tingkat minat yang tinggi dapat mengarah kepada tingkat perhatian yang tinggi juga. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa menghabiskan waktu di alam terbuka bisa menjadi kegiatan menyenangkan yang mampu mengembangkan motivasi serta fokus dalam diri seorang anak. Sebab, anak-anak akan ikut berpartisipasi untuk mengembangkan keinginannya masing-masing.

5.     Mengembangkan Pengetahuan dan Pemahaman Anak

Penting untuk Anda ketahui bahwa proses perkembangan minat yang dilakukan di alam bebas dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang ada dalam diri seorang anak. Hal ini terjadi bukan tanpa alasan mengingat anak-anak yang melakukan proses pembelajaran di alam bebas dapat lebih menghargai pentingnya lingkungan di sekitarnya. Tidak hanya itu, aktivitas ini juga dapat mendorong perkembangan hubungan anak dengan alam secara lebih baik lagi. Jadi, mereka bisa lebih memahami arti lingkungan bagi kehidupannya.

6.     Menambah Sudut Pandang Baru bagi Para Orang Tua

Jenis sekolah yang satu ini tidak hanya dapat memberikan manfaat kepada setiap peserta didiknya saja, tapi juga dapat memberikan manfaat kepada setiap orang tua dan guru yang berperan penting dalam proses pembelajarannya. Meskipun manfaat ini akan didapatkan oleh para orang tua dan guru, tapi anak-anak juga dapat merasakan manfaatnya. Dengan mengamati anak-anak belajar di alam terbuka seperti ini, orang tua dan guru dapat menambah sudut pandang baru mengenai kebutuhan tumbuh kembang anak-anaknya.

7.     Memperluas Area Bermain Anak

Pada dasarnya, anak-anak akan lebih suka bermain di luar ruangan. Apalagi, jika area bermain yang tersedia ini cukup banyak. Tentu anak-anak bisa lebih merasa bebas untuk bermain dan belajar. Sekolah berbasis alam yang ada di Indonesia selalu menyediakan fasilitas bermain yang lengkap, sehingga para peserta didik bisa meluangkan waktunya sejenak untuk bermain di area tersebut. Dengan begitu, anak-anak bisa lebih bersemangat untuk berangkat ke sekolah.

8.     Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Tentu semua orang tua ingin anak-anaknya belajar di lingkungan yang sehat. Karena sekolah ini berdampingan langsung dengan lingkungan alam yang menyejukkan, tentu akan membuat kesehatan anak-anak bisa lebih terjaga dengan baik. Tidak hanya itu, sekolah berbasis alam biasanya juga akan mempromosikan gaya hidup sehat kepada setiap peserta didiknya. Jadi, anak-anak bisa lebih mengenal gaya hidup sehat sejak dini.

Sekolah alam memiliki beragam manfaat yang baik untuk pendidikan anak di masa depan. Oleh karena itu, tidak ada alasan lain lagi yang dapat membuat para orang tua merasa ragu untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah ini. Daftarkan anak Anda ke sekolah berbasis alam, agar karakternya bisa semakin berkembang ke arah yang lebih baik.

Another Article

This article have

0 Comment

Leave a Comment