0812 1035 6374 [email protected]

TKA Kesetaraan 2026: Jadwal dan Aturan Paket A, B, C

Oleh

Adit

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen standar nasional untuk memberikan informasi capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu. Dasar utamanya adalah Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025. Peserta berasal dari jalur formal, nonformal, dan informal pada kelas akhir jenjang sesuai ketentuan.

Untuk peserta Paket A, B, dan C, TKA perlu dipahami dalam konteks pendidikan kesetaraan. Pada jalur nonformal dan informal, hasilnya juga berkaitan dengan pengakuan kesetaraan hasil belajar. Fungsinya berbeda dari proses kelulusan dan berbeda pula dari UTBK-SNBT yang digunakan dalam seleksi masuk perguruan tinggi.

Siapa peserta TKA dari jalur kesetaraan?

  • Paket A: peserta pada akhir jenjang setara kelas 6.
  • Paket B: peserta pada akhir jenjang setara kelas 9.
  • Paket C: peserta pada akhir jenjang setara kelas 12.
  • Sekolah rumah: dapat mengikuti TKA sesuai jenjang apabila memenuhi ketentuan data peserta yang berlaku, termasuk NISN atau pencatatan dalam basis data kementerian.

Data peserta menjadi hal penting karena proses pendaftaran dilakukan melalui satuan pendidikan dan sistem yang ditetapkan pemerintah. Menjelang batas akhir, cek nama, NISN, jenjang, status peserta, dan mata pelajaran yang dipilih agar semuanya sesuai.

Mata pelajaran TKA Paket A dan Paket B

Pada jenjang dasar dan menengah pertama, mata uji mengikuti ketentuan TKA untuk jenjang tersebut. Peserta dan satuan pendidikan perlu merujuk dokumen Pusmendik karena format, jadwal, serta pemanfaatan hasil berbeda dengan jenjang SMA/sederajat.

Mata pelajaran TKA Paket C

Untuk jenjang SMA/MA/Paket C/sederajat, TKA mencakup Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan dua mata pelajaran pilihan. Kepmendikdasmen Nomor 95/M/2025 menetapkan bahwa peserta Paket C memilih dua mata pelajaran dari daftar pilihan nomor 1 sampai 18. Pilihan tersebut mencakup antara lain Matematika Lanjutan, Bahasa Indonesia Lanjutan, Bahasa Inggris Lanjutan, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Antropologi, Pendidikan Pancasila, serta beberapa bahasa asing. Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan tidak termasuk pilihan Paket C; mata pelajaran itu ditempatkan sebagai pilihan pertama khusus jenjang SMK/MAK, sedangkan pilihan kedua SMK/MAK diambil dari daftar nomor 1 sampai 18.

Dua mata pelajaran pilihan sebaiknya konsisten dengan riwayat belajar dan kemampuan siswa. Target studi lanjut dapat ikut dipertimbangkan, terutama bila perguruan tinggi atau jalur penerimaan pada tahun yang dituju menggunakan hasil TKA. Daftar pilihan SMK/MAK tidak boleh dipakai sebagai acuan Paket C.

Jadwal TKA 2026 untuk SMA/MA/SMK/sederajat dan Paket C

Kemendikdasmen memajukan masa pendaftaran yang semula direncanakan mulai 18 Agustus menjadi 27 Juli sampai 27 September 2026. Per 24 September 2026, masa pendaftaran masih berjalan dan sudah memasuki periode simulasi.

TahapJadwal
Pendaftaran peserta27 Juli–27 September 2026
Simulasi21–27 September 2026
Gladi bersih5–18 Oktober 2026
Pelaksanaan utama26 Oktober–8 November 2026
Pelaksanaan susulan16–29 November 2026

Dengan tiga hari tersisa sebelum penutupan pendaftaran, pekerjaan administrasi yang paling penting adalah rekonsiliasi data: cocokkan identitas, NISN, jenjang, status peserta, dan pilihan mata pelajaran dengan catatan satuan pendidikan. Masalah kecil pada data lebih baik ditemukan sebelum periode pendaftaran berakhir.

TKA tidak menentukan kelulusan

TKA dirancang sebagai asesmen capaian akademik. Kelulusan peserta didik tetap mengikuti ketentuan kelulusan pada jalur pendidikan masing-masing. Kalimat “TKA pengganti ujian kesetaraan” perlu dihindari karena mudah membuat pembaca mengira TKA menjadi ujian kelulusan baru.

Bagi peserta Paket C, fungsi TKA perlu dilihat bersama kebutuhan pendidikan kesetaraan, studi lanjut, dan kebijakan penerimaan yang berlaku. Hasil TKA diterbitkan dalam sertifikat hasil TKA sesuai ketentuan pemerintah.

TKA Paket C dan SNPMB: bedakan SNBP dan SNBT

SNPMB 2026 menetapkan peserta SNBP sebagai siswa kelas terakhir SMA/SMK/MA yang memenuhi persyaratan. Helpdesk resmi SNPMB mengarahkan lulusan Paket C ke jalur SNBT untuk seleksi nasional masuk perguruan tinggi.

Untuk SNBT 2026, ketentuan peserta memasukkan peserta didik Paket C tahun 2026 serta lulusan Paket C tahun 2024 dan 2025 dengan batas usia yang ditetapkan SNPMB. TKA tidak menggantikan UTBK-SNBT. Siswa yang menargetkan PTN perlu menyiapkan keduanya sesuai fungsi masing-masing.

Penjelasan khusus tersedia di panduan Paket C bisa ikut SNBT dan masuk PTN.

Apa yang perlu dilakukan peserta Paket C sekarang?

  • Pastikan data peserta dan NISN sudah benar sebelum penutupan pendaftaran 27 September 2026.
  • Periksa kembali dua mata pelajaran pilihan dan pastikan sesuai dengan rencana belajar siswa.
  • Gunakan masa simulasi untuk mengenali perangkat, alur ujian, dan kendala teknis.
  • Ikuti gladi bersih sesuai jadwal satuan pendidikan.
  • Pisahkan jadwal persiapan TKA dari persiapan UTBK-SNBT jika menargetkan PTN.
  • Simpan informasi resmi terbaru dari Pusmendik atau satuan pendidikan karena jadwal operasional dapat memiliki pembagian sesi.

Bagaimana menyiapkan TKA tanpa membuat siswa kelelahan?

Persiapan dapat dimulai dari pemetaan kemampuan. Gunakan hasil latihan untuk melihat materi yang sudah kuat dan bagian yang masih membutuhkan waktu. Siswa tidak perlu mengulang semua materi dari awal dengan porsi yang sama.

Buat siklus singkat: latihan, cek kesalahan, perbaiki konsep, lalu latihan kembali. Untuk mata pelajaran pilihan, pastikan siswa memahami tipe soal dan cakupan materi. Menjelang simulasi atau gladi bersih, sisakan waktu untuk aspek teknis seperti login, perangkat, dan manajemen waktu.

Bagi siswa Paket C yang juga menyiapkan SNBT, beban perlu dibagi. TKA dan UTBK mempunyai tujuan serta format yang berbeda. Kalender belajar yang realistis lebih berguna daripada menumpuk try out setiap hari.

Untuk memahami jalur pendidikannya, lihat panduan lengkap Paket C. Informasi lembaga dan layanan kesetaraan Flexi tersedia di halaman PKBM Flexi School.

Peran PKBM dalam persiapan TKA

PKBM memegang peran administratif dan akademik. Dari sisi administrasi, satuan pendidikan perlu memastikan data peserta, NISN, pilihan mata pelajaran, dan proses pendaftaran selesai tepat waktu. Dari sisi akademik, PKBM dapat membantu siswa memahami cakupan materi, mengikuti simulasi, dan menyusun latihan yang sesuai kebutuhan masing-masing.

Komunikasi dengan orang tua juga penting, terutama ketika jadwal TKA berdekatan dengan persiapan studi lanjut. Orang tua perlu mengetahui tenggat administrasi, jadwal simulasi, gladi bersih, pelaksanaan utama, serta apa yang perlu disiapkan di rumah. Informasi yang terlalu banyak sekaligus justru mudah terlewat; kalender satu halaman biasanya lebih efektif.

Setelah pendaftaran ditutup, apa berikutnya?

Setelah 27 September, fokus berpindah dari administrasi ke kesiapan ujian. Gunakan hasil simulasi untuk menemukan masalah teknis, lanjutkan latihan akademik secara terarah, dan manfaatkan gladi bersih untuk memastikan prosedur berjalan. Jika ada perubahan jadwal dari satuan pendidikan atau pemerintah, prioritaskan informasi dari kanal resmi.

Ringkasan jadwal dan fokus peserta Paket C

TKA Kesetaraan 2026 perlu dibaca sesuai jenjang dan jalur pendidikan. Untuk Paket C, perhatian utama saat ini adalah validitas data, pemilihan mata pelajaran, masa pendaftaran sampai 27 September, simulasi, dan persiapan menuju pelaksanaan utama pada akhir Oktober sampai awal November. Bagi siswa yang menargetkan PTN, jalur nasional yang relevan adalah SNBT sesuai ketentuan SNPMB 2026.

Cara memilih dua mata pelajaran pilihan untuk Paket C

Mulailah dari tiga hal: kemampuan akademik siswa saat ini, mata pelajaran yang benar-benar dipelajari, dan kebutuhan studi lanjut. Pilihan yang baik tidak harus sama untuk semua siswa. Siswa yang kuat di sains dan mempertimbangkan program STEM dapat memilih mata pelajaran yang relevan dengan jalurnya; siswa yang menargetkan sosial-humaniora dapat memakai kombinasi berbeda.

Hindari memilih hanya karena sebuah mata pelajaran dianggap paling mudah. Hasil TKA akan lebih berguna bila menggambarkan kompetensi yang memang dimiliki dan konsisten dengan riwayat belajar. Untuk Paket C, acuan normatif Kepmendikdasmen 95/M/2025 menempatkan pilihan Paket C pada nomor 1–18. Halaman informasi TKA Kemendikdasmen menampilkan daftar gabungan SMA/MA/Paket C/SMK/MAK sampai nomor 19, sehingga pembaca dapat keliru bila hanya melihat daftar gabungan tersebut. Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan berada pada ketentuan khusus SMK/MAK dan tidak dimasukkan sebagai pilihan Paket C dalam artikel ini.

Kesalahan administrasi yang sebaiknya dicegah sebelum hari ujian

  • NISN salah atau data identitas tidak sama dengan dokumen peserta.
  • Jenjang atau status peserta belum diperbarui pada sistem.
  • Pilihan mata pelajaran tidak sesuai dengan yang sudah disepakati siswa dan satuan pendidikan.
  • Peserta dan orang tua tidak memahami jadwal simulasi, gladi bersih, atau sesi pelaksanaan.
  • Mengandalkan informasi dari grup percakapan tanpa membandingkannya dengan kanal resmi atau operator satuan pendidikan.

Perbedaan fungsi TKA, asesmen kelulusan, dan UTBK-SNBT

TKA memberikan informasi capaian akademik pada mata pelajaran tertentu. TKA tidak menentukan kelulusan. Kelulusan peserta pendidikan kesetaraan mengikuti ketentuan pada jalur pendidikannya. UTBK-SNBT adalah mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT. Ketiga hal ini memiliki tujuan berbeda, sehingga persiapannya juga tidak sebaiknya dicampur menjadi satu.

Untuk siswa Paket C yang menargetkan PTN, kalender belajar dapat membagi waktu antara penyelesaian program di PKBM, persiapan TKA, dan persiapan UTBK. Bila semuanya diperlakukan sebagai satu ujian besar, siswa mudah kelelahan dan sulit melihat bagian mana yang sebenarnya perlu diperbaiki.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah peserta Paket C dapat mengikuti SNBP 2026?

Tidak melalui SNBP. Pada SNPMB 2026, peserta Paket C diarahkan ke jalur seleksi nasional melalui SNBT sesuai persyaratan tahun kelulusan dan usia yang berlaku.

Apakah TKA dan UTBK perlu dipersiapkan dengan cara yang sama?

Tidak. TKA mengukur capaian akademik pada mata pelajaran tertentu, sedangkan UTBK digunakan dalam seleksi SNBT. Siswa yang mengikuti keduanya sebaiknya memisahkan target latihan dan kalender persiapannya agar satu jenis tes tidak menyita seluruh waktu belajar.

Mengapa pilihan mata pelajaran perlu dicek kembali sebelum pendaftaran ditutup?

Karena dua mata pelajaran pilihan menjadi bagian data peserta. Kesalahan pencatatan dapat membuat pilihan pada sistem berbeda dari rencana belajar siswa. Satuan pendidikan dan peserta sebaiknya mencocokkan kembali pilihan tersebut sebelum batas administrasi.

Apa yang sebaiknya dilakukan setelah hasil TKA terbit?

Gunakan hasil sebagai salah satu data capaian akademik, bukan sebagai label kemampuan keseluruhan siswa. PKBM dapat membandingkan hasil dengan asesmen internal, melihat area yang konsisten kuat atau lemah, dan memakai temuan tersebut untuk perbaikan pembelajaran berikutnya. Bagi siswa yang sudah lulus, simpan sertifikat hasil bersama dokumen pendidikan lain karena pemanfaatannya dapat berbeda menurut kebutuhan institusi.

Jika hasil TKA berbeda jauh dari asesmen internal atau pola belajar siswa selama ini, jangan langsung menarik kesimpulan tunggal. Tinjau kembali kondisi pelaksanaan, konsistensi hasil pada mata pelajaran lain, dan bukti belajar yang sudah ada. Perbedaan tersebut dapat menjadi bahan diskusi untuk menentukan dukungan belajar berikutnya.

Kesimpulan

Bagi peserta Paket C, pekerjaan terdekat pada akhir September 2026 adalah memastikan data dan pilihan mata pelajaran sudah benar sebelum pendaftaran ditutup. Setelah itu, fokus bergeser ke kesiapan teknis dan akademik menuju simulasi, gladi bersih, dan pelaksanaan utama. Untuk siswa yang menargetkan PTN, TKA dan UTBK-SNBT tetap perlu dipersiapkan sebagai dua asesmen dengan fungsi berbeda.

Artikel Lain yang Relevan

Penulis: Tim Konten Flexi School | Ditinjau berdasarkan Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025, Kepmendikdasmen No. 95/M/2025, Kepmendikdasmen No. 102/M/2025, dan penetapan resmi Kemendikdasmen/BSKAP. Jadwal TKA dapat berubah — konfirmasi melalui tka.kemendikdasmen.go.id dan PKBM/dinas pendidikan setempat.

Popular Post

Tinggalkan komentar